Jejak DangDang Studio Melalui Kompetisi Hackathon
Announcement Article Detail

Jejak DangDang Studio Melalui Kompetisi Hackathon

Author

Muhibban Syaban

Published On

25 Dec 2025

Tim mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Hackathon: Hacking 4 Hoax Free Election, sebuah kompetisi yang menitikberatkan pada upaya mewujudkan pemilu bebas hoaks serta penguatan literasi digital masyarakat. Kompetisi ini berlangsung selama dua hari di Aula FPMIPA UPI dan menjadi bagian dari program yang mendapatkan dukungan dari UNESCO. Agenda ini diikuti oleh peserta lintas kampus serta insan media dari berbagai daerah di Indonesia. Pada tahap awal seleksi, tercatat sekitar 100 tim yang kemudian disaring menjadi 10 tim finalis. Cikal bakal lahirnya studio pengembangan gim Tim UPI terdiri dari lima mahasiswa semester tiga Program Studi DKV, yakni: 1. Muhammad Fauzan Aztera – Director/Programmer 2. Muhammad Muhibban Syaban Banani – Graphic Designer 3. Puti Thalita Mughny – 2D Artist 4. Freyadita Iklima Nursava – UI Assets 5. Rifda Ferry Risnifa – Scriptwriter Pada saat mengikuti kompetisi ini, tim masih bernaung dengan nama studio “Mengindo Aja”. Kerja sama dalam kompetisi ini kemudian menjadi fondasi awal berkembangnya tim hingga akhirnya bertransformasi dan dirintis secara lebih serius sebagai studio pengembangan gim. Visual novel sebagai media literasi anti-hoaks Dalam ajang hackathon ini, tim menghadirkan sebuah game visual novel yang dirancang untuk mengajak pemain berinteraksi dengan berbagai informasi dan berita. Pemain diarahkan untuk mengambil keputusan tertentu dan menyaksikan konsekuensi dari pilihan yang dibuat. Game tersebut memuat multiple endings yang bergantung pada alur keputusan pemain. Mekanisme ini ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran kritis dalam menyikapi informasi, khususnya terkait isu pemilu dan potensi penyebaran hoaks. Melalui pendekatan ini, permainan digital diposisikan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi literasi berita. Meraih peringkat ketiga Struktur penghargaan dalam kompetisi mencakup tiga pemenang dari kategori mahasiswa dan tiga pemenang dari kategori jurnalis, dilengkapi dua juara harapan pada masing-masing kategori. Dalam final, tim mahasiswa DKV UPI berhasil menempati peringkat ketiga kategori mahasiswa. Penutupan kegiatan turut dihadiri perwakilan UNESCO, yang menegaskan dukungan terhadap inisiatif literasi digital dan upaya melawan disinformasi pada proses demokrasi. Keberhasilan ini menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan tim. Selain memberikan pengalaman kompetisi dan pengembangan karya, proses mengikuti Hackathon: Hacking 4 Hoax Free Election juga menjadi momentum yang mendorong lahirnya Studio Dandang. Berawal dari tim yang saat itu masih bernama “Mengindo Aja”, gagasan membentuk studio gim berkembang lebih serius hingga akhirnya dirintis sebagai Studio Dandang sebagai wadah berkarya bersama.

Visual Journal

Random Discovery

Explore Journal

Share the magic